Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan kanker pada jaringan payudara. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000 orang. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.  Kanker Payudara.

Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali.

Sel-sel abnormal tersebut juga bisa menyebar ke bagian-bagian tubuh lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut kanker yang mengalami metastasis.

Jika terdeteksi pada stadium awal, kanker dapat diobati sebelum menyebar ke bagian lain tubuh. Gejala awal kanker payudara adalah benjolan atau penebalan pada jaringan kulit payudara. Tetapi sebagian besar benjolan belum tentu menandakan kanker.

Kanker Payudara

Kanker Payudara Umumnya Terbagi Dalam Dua Kategori, Yaitu :

  • Non-Invasif.
  • Invasif.  

*Kanker Payudara Invasif

Bentuk paling umum dari kanker payudara invasif adalah kanker payudara duktal invasif yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara. Kata invasif berarti kanker ini dapat menyebar di luar payudara. Sekitar 80 persen dari semua kasus kanker payudara invasif merupakan jenis semacam ini.

Jenis kanker payudara invasif lain meliputi :

  • Kanker payudara lobular invasif. Penyakit ini berkembang pada kelenjar penghasil susu yang disebut lobulus.
  • Kanker payudara terinflamasi.
  • Kanker Paget pada payudara.

Jenis-jenis kanker ini juga dikenal sebagai kanker payudara sekunder atau metastasis. Jenis ini dapat menyebar ke bagian lain tubuh. Penyebarannya biasanya melalui kelenjar getah bening (kelenjar kecil yang menyaring bakteri dari tubuh) atau aliran darah.

*Kanker Payudara Non-Invasif

Bentuk kanker non-invasif biasanya ditemukan melalui mamografi karena jarang menimbulkan benjolan. Jenis ini juga sering disebut pra kanker. Tipe yang paling umum dari kanker ini adalah duktal karsinoma in situ. Jenis kanker payudara ini bersifat jinak dan ditemukan dalam saluran (duktus) payudara,
serta belum menyebar.

Gejala Kanker Payudara

Benjolan pada payudara. Umumnya berupa benjolan yang tidak nyeri pada payudara. Benjolan itu mula-mula kecil, semakin lama akan semakin besar, lalu melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau pada puting susu.

Penderita Kanker Payudara di Indonesia

Kejadian kanker payudara di Indonesia mencapai sekitar 40 kasus setiap 100.000 penduduk pada tahun 2012, menurut data di organisasi kesehatan dunia (WHO). Dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia, kanker payudara di Indonesia lebih banyak diderita oleh wanita usia muda dan pada tahap yang lebih lanjut.

Usia Serangan

Resiko kanker payudara meningkat seiring usia. Sebagian besar wanita yang didiagnosis mengalami kanker payudara berusia lebih dari 40 tahun, tetapi wanita lebih muda mungkin juga mengalaminya.

Kanker Payudara Tiidak Hanya Menyerang Kaum Wanita Tapi Juga Pria

Kanker Payudara

 

Gejala Kanker Payudara

Gejala kanker payudara – Kanker payudara secara khusus merupakan epidemi tersendiri bagi kaum wanita. Namun, dewasa ini juga diketemukan kasus kanker payudara pada laki-laki. Namun rasio kanker payudara ini masih sangat sedikit kemungkinannya terjadi pada kaum Adam, yaitu sekitar 1:1000. Sungguh mengerikan, ternyata kanker mematikan ini ternyata juga bisa menimpa kaum laki walaupun sangat jarang kasusnya. Terlepas dari itu semua, kanker payudara sendiri adalah kanker yang terjadi di jaringan payudara.

Kanker sendiri diakibatkan oleh keadaan dimana sel tidak mampu lagi mengendalikan diri, sehingga menjadi tumbuh secara tidak normal. Kanker payudara pun proses terbentuknya juga sama seperti itu, dan biasanya disebabkan oleh parenchyma. Penyakit kanker payudara masuk kedalam daftar ICD “ International Classification of Diseases oleh WHO(Organisasi Kesehatan Dunia). Jumlah penderitanya pun adalah yang paling banyak, yaitu berada pada urutan nomor 2 dunia!. Gejala kanker Payudara.

Gejala kanker payudara. Kanker payudara menyebar dimulai dari lapisan dalam saluran susu/lobulus, hingga kearah puting susu. Bahkan seringkali payudara wanita menjadi membusuk akibat kanker payudara. Nah karena sebegitu berbahaya dan banyaknya penyakit kanker payudara, maka Anda khsusunya kaum perempuan harus mengenal tanda-tandanya. Dengan mengenali tanda-tanda stadium awal kanker payudara, maka kemungkinan untuk bisa sembuh akan semakin lebih besar. Hal ini mengingat bahwa kanker merupakan jenis penyakit yang sulit disembuhkan, apalagi jika sudah mencapai tahap stadium lanjut.

Gejala Kanker Payudara

Berikut Tanda-Tanda  Atau Gejala Kanker Payudara

Tanda-tanda awal atau gejala kanker payudara biasanya dimulai dengan adanya benjolan pada payudara. Dan Benjolan ini terasa sangat nyeri jika ditekan. Bermula dari benjolan yang berukuran kecil ini lama-kelamaan akan melekat pada kulit, sehingga puting susu atau payudara akan mengalami perubahan.

Berikut ini Beberapa Gejala Awal Dari Adanya Penyakit Kanker Payudara :

1. Benjolan Di Payudara

Jangan menyepelekan benjolan yang terdapat di payudara sekecil apapun itu. Umumnya, benjolan tidak terasa sakit dan ukurannya hanya sebesar kacang tanah. Tetapi, jika benjolan tersebut merupakan kanker lama-kelamaan ukurannya akan membesar. Lakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara teratur. Jika ada benjolan yang mencurigakan segera periksa ke dokter.

2. Perubahan Bentuk Dan Warna Pada Puting

Jika ada perubahan bentuk atau warna pada puting susu, Anda juga harus lebih waspada. Biasanya pada pasien kanker payudara puting tertarik ke dalam (retraksi), berwarna merah atau kecoklatan. Keadaan kulit pun mengkerut seperti kulit jeruk.

3. Keluar Darah Dari Puting

Salah satu gejala kanker payudara adalah keluarnya darah dari puting. Warnanya pun tidak selalu merah bisa juga agak kecoklatan. Untuk itu jika puting mengeluarkan cairan berwarna, segeralah konsultasi ke dokter.

4. Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Pembesaran atau pembangkakan kelenjar getah bening juga salah satu gejala kanker payudara. Jika Anda menemui pembesaran getah bening di ketiak, bengkak pada lengan sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.

Anda mungkin juga akan mengalami gatal-gatal dan muncul ruam di sekitar puting Anda. Pada bagian ketiak Anda, bisa juga muncul benjolan atau pembengkakan. Tanda-tanda dan gejala di atas perlu Anda waspadai dan usahakan untuk menanyakan pada dokter untuk memastikan kondisi yang Anda alami.

Jenis Kanker Payudara

  • Karsinoma duktal invasif adalah perkembangan sel kanker yang dimulai dari saluran susu dan menembus dinding saluran yang kemudian menyebar pada jaringan lemak. Penyebarannya melalui aliran darah dan aliran getah bening. Melalui pemeriksaan mammografi akan kelihatan seperti jaringan yang abnormal seperti flek yang kecil. Benjolan terasa keras jika diraba.
  • Karsinoma lobular invasif adalah sel kanker yang terjadi di kelenjar penghasil air susu dan menyebar hingga ke jaringan organ manapun pada tubuh. Benjolan yang terjadi terasa keras dan dapat muncul di kedua payudara.
  • Subtipe pertumbuhan lambat yang terbagi 3, yaitu: karsinoma medular, karsinoma koloid, dan karsinoma tubular.
  • Karsinoma inflamasi adalah sub tipe dari jenis karsinoma duktal dengan ciri-ciri; pada payudara terjadi pembengkakan, berwarna kemerahan, terasa panas, dan penebalan pada kulit.
  • Penyakit paget adalah kondisi pra-kanker yang dimulai dari saluran susu, menyebar hingga ke puting susu dan areola, yang dapat menyebabkan terjadinya pengerasan.

Tahapan Kanker Payudara

> Stadium 1

Sel kanker yang muncul berukuran kurang dari 2 cm dan masih berada di dalam payudara dan belum terjadi penyebaran.

> Stadium 2

Sel kanker masih berukuran kurang atau lebih dari 2 cm, akan tetapi sel kanker ini mulai menyebar hingga ke kelenjar getah bening yang berada di bawah lengan.

> Stadium 3

Sel kanker pada stadium ini telah berukuran lebih dari 5 cm dan sudah menyebar hingga ke dalam kelenjar getah bening di bawah lengan dan di sekitar tulang payudara atau jaringan yang berada di dekatnya.

> Stadium 4

Sel kanker telah menyebar ke luar dari payudara dan di hampir seluruh jaringan atau organ tubuh yang lainnya.

Pengobatan Kanker Payudara

Jenis penanganan kanker payudara yang pertama biasanya adalah operasi. Jenis operasinya bervariasi tergantung jenis kanker payudara yang Anda derita. Proses operasi biasanya ditindaklanjuti dengan kemoterapi, radioterapi, atau perawatan biologis untuk beberapa kasus tertentu. Kemoterapi atau terapi hormon juga terkadang dapat menjadi langkah pengobatan pertama.

Gejala Kanker Payudara

Penyebab Kanker Payudara

Penyebab Kanker Payudara – Pada umumnya belum dapat dipastikan bahwa seorang wanita dapat mengembangkan penyebab kanker payudara dalam dirinya atau tidak. Namun ada beberapa penyebab yang mempengaruhi kemungkinan berkembangnya kanker payudara. Beberapa faktor penyebab kanker payudara ini ada yang tidak dapat di ubah dan beberapa faktor lainnya dapat diubah untuk mencegah timbulnya kanker payudara ini.

Penyebab Kanker Payudara

Berikut ini penyebab umum kanker payudara yang perlu para wanita ketahui :

Penyebab Kanker Payudara dari Faktor Genetik

1. Jenis KelaminFaktor genetik yang satu ini sudah tentu tidak asing lagi, Betul.. Wanita 100 kali lebih berisiko terkena kanker payudara dibandingkan dengan pria.

2. Usia SenjaKanker payudara dapat timbul seiring dengan meningkat dengan usia. Sekitar 8 dari 10 kasus kanker payudara terjadi pada wanita di atas usia 50 tahun dan kondisi ini paling banyak menyerang para wanita yang telah mengalami menopause ((NHS.uk, Breast Cancer Female-Causes, diakses 04 November 2014)). Di Inggris, wanita yang berusia sekitar 50 sampai 70 tahun, melakukan skrining setiap 3 tahun sekali yang dilakukan oleh NHS Breast Screening Programme.

3. Riwayat Dalam Keluargapenyebab kanker payudaraDi dalam keluarga yang di dalamnya terdapat kerabat dekat yang menderita kanker payudara atau kanker ovarium, kemungkinan besar terkena kanker payudara ini menjadi lebih tinggi.

4. RasMasalah ras mungkin perlu menjadi pertimbangan, dari data yang dihimpun dari National Breast Cancer wanita “Bule” lebih banyak terkena jenis kanker payudara.

5. Riwayat kesehatan pribadiJika anda telah terdiagnosis terkena kanker payudara pada salah satu bagian payudara, maka kemungkinan besar faktor risiko akan meningkat pada payudara yang lain. Risiko juga sangat tinggi jika sebelumnya telah terdeteksi sel sel abnormal di sekitar payudara.

6. Masa Menstruasi & ReproduksiJika anda telah mengalami menstruasi dini pada usia kurang dari 12 tahun dan manepause terlambat (lebih dari 55 tahun) kemungkinan lebih tinggi terkena risiko kanker payudara. Faktor lain adalah tidak memiliki anak dan melahirkan di usia yang cukup tua menjadikan risiko terkena kanker payudara lebih besar.

7. Perubahan GenPerubahan gen BRCA1 dan BRCA2 merupakan salah satu yang memicu terjadinya kanker payudara. Perubahan gen ini dapat diketahui dengan mengambil salah satu tes genetik. Tes genetik sangat dianjurkan jika dalam keluarga terdapat penderita kanker payudara.

8. Kepadatan PayudaraWanita memiliki payudara yang di dalamnya terdapat jaringan kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus). Jaringan payudara yang padat mengandung sel-sel payudara yang lebih tinggi dan memungkinkan terjadinya kanker payudara karena lebih banyak sel-sel yang dapat menjadi kanker. Pemeriksaan jaringan payudara dengan mammogram (scan payudara) juga sulit untuk mendeteksi keberadaan jaringan abnormal.

Penyebab kanker payudara dari faktor genetik ini diantaranya tidak dapat dicegah, beberapa diantaranya adalah :

  • Usia
  • Ras
  • Riwayat keluarga
  • Riwayat kesehatan pribadi
  • Menstruasi dini
  • Manepause telat
  • Selain penyebab dari faktor genetik, ternyata yang tidak kalah penting adalah penyebab dari faktor lingkungan dan gaya hidup.

9. RadiasiPaparan sinar radiasi merupakan salah satu tindakan medis dalam dunia kodokteran, seperti sinar-X dan computerized tomography (CT) scan, dapat menjadi penyebab kanker payudara. Pada orang yang pernah mengalami Hodgkin semasa kecil dan pernah melakukan radioterapi ke daerah dada, seharusnya telah melakukan konsultasi dengan spesialis untuk memeriksakan tentang keberadaan kanker payudara. Kemudian jika pada saat ini dibutuhkan pengobatan yang membutuhkan radioterapi, lakukan diskusi terhadap tenaga medis mengenai kemungkinan terjadinya risiko kanker payudara sebelum pengobatan berlangsung.

Penyebab Kanker Payudara Faktor Gaya Hidup

Nah, ini adalah faktor penyebab yang harusnya dapat kita minimalisir dalam kaitannya menjadi pemicu kanker payudara. Pola hidup sehat adalah salah satu cara mencegah kanker payudara yang cukup ampuh, mari kenali faktor dari gaya hidup :

10. Kelebihan Berat BadanTerkait dengan hormon estrogen dalam tubuh, ternyata menjadi penyebab kanker payudara, terutama seseorang yang mengalami kelebihan berat badan dan telah mengalami menopause lebih berisiko terkena kanker payudara. Hal ini diduga terkait dengan jumlah estrogen dalam tubuh, karena kelebihan berat badan atau obesitas setelah menopause menyebabkan lebih banyak estrogen yang akan diproduksi.

11. Implan PayudaraImplan sering ditanam dalam tubuh, tak terkecuali pada bagian payudara. Wanita yang menggunakan implan payudara dapat mempengaruhi terjadinya kanker payudara lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan yang tidak memakainya. Hal ini dikemukakan oleh para peneliti dari Kanada dilaporkan dalam BMJ (British Medical Journal) May 2013

12 . Melakukan Pekerjaan TertentuBeberapa penelitian telah menunjukkan keterkaitan pekerjaan wanita terhadap timbulnya kanker payudara. Penelitian di Prancis menunjukkan hubungan antara wanita yang bekerja pada malam hari dan nelum pernah mengalami kehamilan, dapat menjadi penyebab kanker payudara. Selain itu, penelitian dari Kanada mengemukakan bahwa pekerjaan tertentu, memungkinkan tubuh manusia kontak ke dalam karsinogen, misalnya pekerjaan di bar, otomotif, perusahaan manufaktur plastik, dan perusahaan makanan kemasan (kaleng, plastik).

13. Konsumsi AlkoholBahaya alkohol salah satunya adalah dapat menjadi penyebab berkembangnya sel kanker, seperti kanker payudara. Sebuah penelitian kanker mengemukakan bahwa setiap 200 wanita yang secara teratur mengkonsumsi minuman beralkohol setiap sehari, terdapat tiga wanita yang terkena kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.

14. Terapi Penggantian HormonTerapi penggantian hormon (HRT) sering dihubungkan dengan risiko kanker payudara yang menjadi lebih tinggi. Diperkirakan bahwa akan ada tambahan 19 kasus kanker payudara untuk setiap 1.000 wanita yang menggunakan kombinasi HRT selama 10 tahun. Resiko kanker akan terus meningkat jika semakin lama melakukan HRT. Pemakaian HRT untuk membuat hormon kembali normal selama atau lebih dari lima tahun harus di hentikan, penghentian pemakaian HRT merupakan cara mencegah kanker payudara yang paling efektif.

15. Terdapat Benjolan JinakSering orang mengira, jika terasa benjolan payudara adalah ciri-ciri kanker payudara. Padahal belum tentu benjolan payudara, meskipun beberapa jenis benjolan dapat menjadi penyebab kanker payudara. Benjolan jinak pada jaringan payudara misalnya sel yang tumbuh abnormal di saluran atau sel-sel abnormal di dalam lobus payudara dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara.

Beberapa hal ini dibawah ini cara pencegahan kanker payudara yang sangat ampuh :

  • Tidak minum alkohol
  • Mengurangi berat badan
  • Tidak merokok
  • Olahraga secara teratur
  • Menghindari radiasi
  • Menghindari Deodoran
  • Menghindari penggunaan BH yang ketat

Penyebab Kanker Payudara

Jenis-Jenis Kanker Payudara

Jenis-Jenis Kanker Payudara – Berbagai jenis kanker salah satunya kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum diderita oleh wanita dan tentunya menjadi suatu hal yang menakutkan bagi semua wanita. Kanker Payudara ini tergolong ganas dan mematikan, sel-sel abnormal yang tumbuh secara cepat dan tidak terkontrol didalam jaringan payudara akan mudah menyebar dan merusak jaringan baik didalam payudara itu sendiri. Perlu anda ketahui bahwa penyakit kanker payudara ini tidak hanya menyerang wanita saja, meskipun jarang laki-laki juga bisa terkena penyakit ganas yang satu ini. Deteksi dan kenali gejalanya sejak dini dan segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut guna untuk mengetahui penyakit kanker payudara ini. Jenis-jenis kanker payudara.

Jenis-Jenis Kanker Payudara

jenis-jenis kanker payudara

Berikut Jenis-Jenis Kanker Payudara

Lobular Karsinoma In Situ (LCIS)

Pada dasarnya LCIS ini bukanlah kanker, akan tetapi LCIS terkadang digolongkan sebagai tipe kanker payudara yang non-invasif. Bermula dari kelenjar yang memproduksi susu, tetapi tidak berkembang melewati dinding lobulus. Para ahli berpendapat bahwa LCIS ini sering tidak menjadi kanker invasif, akan tetapi meski demikian wanita dengan kondisi seperti ini, akan memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker payudara invasif pada payudara yang sama atau berbeda.

Invasif atau Infiltrating Duktal Karsinoma (IDC)

IDC merupakan jenis kanker payudara yang paling umum dijumpai. Timbulnya sel kanker payudara ini bermula dari duktus, menerobos dinding duktus dan berkembang ke dalam jaringan lemak payudara. Kanker akan menyebar ke organ tubuh lainnya melalui sistem kelenjar getah bening dan aliran darah atau pembuluh darah. Sekitar 8-10 kasus kanker payudara invasif adalah jenis ini.

Duktal Karsinoma In Situ (DCIS)

Kanker Payudara jenis DCIS ini merupakan tipe kanker yang non-invasif paling umum. DCIS ini berarti sel-sel kanker berada didalam duktus dan belum menyebar keluar dinding duktus, ke jaringan payudara disekitarnya. Sekitar 1-5 kasus baru kanker payudara adalah DCIS. Hampir semua wanita penderita kanker jenis ini dapat disembuhkan. Mamografi adalah cara untuk mendeteksi kanker payudara.

Invasif atau Infiltrating Lobular Karsinoma (ILC)

Kanker payudara jenis ILC dimulai dari lobulus. ILC dapat menyebar atau bermetastasis ke bagian lain didalam tubuh

Kanker Payudara Terinflamasi (IBC)

IBC ini merupakan jenis kanker payudara yang jarang terjadi, dimana hanya sekitar 1-37 saja dari semua kasus kanker payudara adalah jenis IBC. Kanker Payudara dengan jenis IBC ini biasanya tidak terjadi benjolan tunggal atau tumor pada payudara. Sebaliknya kanker payyudara ini akan membuat kulit payudara terlihat memerah dan terasa hangat. Kulit Payudara juga tampak tebal dan mengerut seperti halnya kulit jeruk.

Jenis-Jenis Kanker Payudara